Senin, April 22

Jas Putih ''Dokter"


sang pahlawan berjas putih,
so siapakah dia.. Dokter

70% dari 100% (dalam lingkup jurusan IPA) remaja di bangku SMA berminat menuju Fakultas Kedokteran baik itu Negeri maupun Swasta dan hingga yang dengan berbayar duit sedikit hingga berratusan juta guna mendapat sebuah fakultas kedokteran..

So untuk memasuki fakultas kedokteran pun terdapat dua karakter manusia pertama yang beruang dan yang jenius atau pinter banget lah namun ada juga yang masuk karna bejo (gak tau asal usulnya tanpa beruang dan jenius yang jelas bisa masuk). Namun memang faktanya anak FK itu kebanyakan pintar karna sering terlatih dan memiliki komitmen yang kuat untuk menjadi Dokter >,<
Kedokteran sangat diminati karna:
  • memiliki figur sebagai penolong sehingga menjadi daya tarik utama bagi anak''
  • faktor kemapanan dalam finansial belum terjamin namun kita harus tetap beruang dalam sebuah profesi yang sudah menjadi kehidupan kita.
  • kehidupan di masa depannya terjamin (namun seluruh profesi juga tak kalah terjaminnya dengan dokter cuman dokter lebih terjamin)
  • sebuah profesi yang permanen hingga akhir tuanya (sepertinya sih tapi ini sudah terbukti kok)
  • turun menurun hingga tujuh turunan (karena jika kita seorang dokter kemungkinan anak, cucu kita juga akan mengikuti profesi ini yang sangat besar peluangnya dalam masuk FK)
  • memiliki buku yang super tebal dan kuliah yang memakai sistem Block sehingga emang benar anak FK itu pinter karna dia telaten dan setiap saat baca buku terus untuk menambah wawasan dalam pembelajaran yang super banyak.
  • mengikuti dan menyebarkan ilmu ajaran avisena "ibnu sinna"
  • sebuah fakultas nomer satu yang sangat diminati oleh para calon mahasiswa.
  • pekerjaan yang terjamin dibawah pemerintah langsung dan memiliki tingkat untuk mengambil spesialis.

Dokter profesi yang sangat sensitif dengan Tangan, Otak dan Hati dengan bekerjanya ketiga itu maka kasus yang di hadapinya selalu dengan ilmu pengetahuannya yang memadai, kemampuan yang luar biasa dan kesabaran yang seolah tiada bata.

dan semoga masih ada dokter yang mau bekerja dengan hati dan menjadi pengobat bangsa.
dan semoga pemerintah bisa lebih berlaku adil bagi para pengabdi bangsa yang tulus.

0 komentar:

Posting Komentar