Cerita singkat :
Di lampiran ini saya akan menceritakan
berbagai pengalaman saya saat mengikuti msc tahun 2012 ooh ya MSC itu singkatan dari Mayoga Scout Camp ini adalah agenda terakhir dalam kepramukaan Mayoga.
Berawal dari
keberangkatan menuju buper saya dan anggota sangga saya meminjam pick-up untuk
mengangkut barang-barang. Saat itu saya dan anggota pergi jam 07.00 wib kami
regristasi dahulu untuk mengambil nomer lokasi untuk dipasangnya tenda kami.
Lalu setelah itu kami diberikan waktu untuk memasang tenda selama 1 jam lamanya
dan setelah itu upacara pembukaan yang di laksanakan dengan sambuta-sambutan dari
kepala sekolah mayoga, disusul oleh kesiswaan, dan ketua panitia pelaksanaan MSC kala itu.
Setelah
itu acara-acara tentang perkemahan dilaksanakan mulai dari : penebaran benih
ikan, permainan mengasah kekompakan, dan ada pula giat lomba yang terdiri dari
: PBB, Pionering, Pemanfaatan barang bekas, Pidato, Macapat, Nembang, LCC,
Kaligrafi. Kegiatan itupun dilaksanakan pada hari pertamanya dan setelah itu kami
istirahat hingga waktu menunjukan jam 04.00 WIB akan tetapi yang ingin berminat
mengikuti seleksi
menjadi bantara kami diwajibkan untuk kumpul dan membuat bivak di malam hari
itupun membuat bivak dengan sendirian dan bener-bener tidur di alam luar dan kami
dibangunin pada saat jam 02.00 untuk menyelesaikan rintangan yang ada di depan
mata kami. Rintangan
itu yang
mengasah pikiran dengan hawa-hawa yang masih di alam ketidak sadaran.
Selesai
seleksi
menjadi calon bantara ini kami mulai sholat subuh dan MCK lalu kami mengikuti
senam masal bersama. Setelah
itu out bond dan observasi lingkungan dimulai di hari kedua dan saatnya kami
mulai berbasah-basahan karena
semua rintangan outbond
sebagian besar menggunakan air.
Setelah outbound selesai kami akhirnya
membersihkan badan dan melaksanakan sholat dzuhur. Usai Shalat Dzuhur, kami
beristirahat. Sore harinya, ada pengenalan satwa
liar yaitu ular dari sword kami dikenalkan dengan bermacam-macam karakteristik
ular mulai dari yang berbisa sampai dengan yang biasa-biasa saja, dan diberikan
skema untuk bisa bersahabat dengan ular. Kami juga diajarkan cara saat berhubungan
dengan ular sebaiknya seperti apa.
Setelah
pengenalan satwa ini dilakukan,
kami
membuat
api unggun yang dimeriahkan dengan berbagai pentas seni. Pentas seni yang ditampilkan tiap sangga. Saat inilah kami merasakan eratnya ukhuwah kami karena semua berkumpul ditengah api
unggun.
Begitu
hangatnya suasana ini.
Kami juga merasa terhibur
dengan penampilan aksi dari sangga-sangga putra dan putri.
Setelah api unggun dilaksanakan akhirnya
kami dipersilahkan untuk beristirahat sejenak dan paginya kami akan mengikuti
muhasabah dengan kakak panitia.
Maksud
dari adanya muhasabah ini kami dapat mengkokohkan kembali aqidah kami serta
ketauhidnya kami sehingga kami dapat mendapatkan jalan yang hanif ke rumah
Allah.
Saat
muhasabah dilakukan,
ada beberapa kakak panitia yang berpura-pura untuk menakuti kami menjadi pocong. Saat itu saya tidak merasakan
ketakutan
tetapi
saya merasakan kebersamaan.
Toh
kami bakal kembali kehadapan Tuhan
juga kan.
Setelah hari kedua kami lakukan dengan
ikhlas dan masih tetap semangat saatnya hari ketiga dengan suasana hati yang
riang karna hari itu hari terakhir kami melaksanakan camp di buper itu. Tiba acara yang dilakukan di hari
ketiga ini yaitu mulanya kami bakti masyarakat dengan menanam pohon dan
kunjungan ke museum dirgantara lanud adi sucipto. Saat itu kami mendapatkan
pengetahuan serta wawasan yang banyak tentang seluk-buluk about pesawat yang di
koleksikan oleh museum itu, setelah kunjungan museum itu berakhir saatnya kami
pulang ke buper dan membersihkan tenda kami masing-masing setelah itu upacara
penutupan dan ada pengumuman tentang hasil lomba yang kami laksanakan di saat
MSC itu alhamdulillahnya sangga saya masuk dalam pringkat sangga putri
terfavorit dan mebondong banyak juara, seneng dan bahagia deh. Setelah itu ada
aksi pelepasan satwa burung yang dimulai dengan kesiswaan mayoga dan
dilanjutkan dengan perwakilan dari peserta MSC 2012.
Akhirnya
MSC selesai di penghujung waktunya dan saatnya para peserta dan seluruh panitia
yang mengadakan acara ini pun pulang dengan suasana yang cukup semangat.










