Selasa, April 23

selayang pandang mayoga book lovers

💭💭💭
       Entah siapa yang memulai, tiba-tiba saja di suatu hari terjadi diskusi seru antara beberapa pengunjung setia perpustakaan dengan Mba Linda Oktavia, pengelola perpustakaan MAYOGA saat itu (sekarang dimana ya…..). Para siswa gaul yang hobinya melahap buku-buku asyik ini pada umumnya pengin ada wadah untuk mempertajam wawasan mereka tentang buku, membaca, memanfaatkan hasil-hasil membaca dll. Masalahnya, kata mereka sudah kepalang basah ”JATUH CINTA KEPADA BUKU” dan cintanya sudah tidak dapat ditawar lagi. Aspirasi murni dan niat suci ini dibawa dalam diskusi para pengelola atau yang ”mBaureksa” Perpustakaan MAYOGA, bahkan juga dibicarakan dengan kepala Madrasah waktu itu (almarhum) Bapak Drs Sukardi. Tentu saja niat yang kelewat menggebu-gebu ini mendapat dukungan secara penuh, sepenuh-penuhnya (ampe luber malah..). 
         Akhirnya, telah menjadi suratan takdir yang Maha Kuasa pada tanggal 14 September 2004 selepas Ashar, resmilah klub hobi mambaca ini resmi berdiri. Setelah pura-pura berdebat sambil ketawa-ketiwi, disepakati namanya MAYOGA BOOK LOVRS (MBL). Keren kan?! Gak ada hujan gak ada puting beluing, apalagi suami eh sunami maksudnya. Beberapa hari kumudian, setelah diberi motivasi heroik, Gank ini membentuk kepengurusan. Ketika itu ditetapkan komandannya adalah Tofikoh Nur Elok dengan sebutan Presiden MBL (wow keren…). Malah tidak hanya itu, pada hari itu juga dimunculkan ide tentang perlunya punya Motto. Dari begitu banyak usulan gila, nyleneh bin aneh, akhirnya dipih motto yang paling aneh he….he…he... ”BUKAN GENERASI TULALIT”. 
            Begitulah, sejak dulu sampe sekarang bahkan sampai dunia kiamat mungkin anak MBL memang termasuk makhluk aneh tur Nggilani, ya biarin.....!
            Istimewanya apa sih jadi anggota MBL, pengin tahu istimewanya? semua angggota MBL boleh pinjam 4 buku sekaligus, menjadi orang pertama yang mendapat bocoran info tentang buku-buku terbaru dan tentunya boleh membacanya paling duluan, mau…..? anggota MBL juga boleh ikut membantu mengelola Perpsus MAYOGA, mendesain Lay out perpustakaan, dan masih banyak lagi, bahkan anggota MBL bisa mendapat makan gratis, tis…tis kalo MBL atau perpus ngadain kegiatan he….. 
          Program-program kegitannya pun keren. Ada kegiatan dari MBL untuk MBL, kegiatan ini khusus untuk anggota MBL semisal Galdi Book A Holic, bedah buku (bahkan sering ngundang penulis kondang), diskusi buku, nonton pameran buku bareng, gladi Book Mania, pelatihan kepenulisan,Training Motivasi, nonton bareng TV gedhe dll bahkan ada Studi Banding, kegiatan Kunjungan ke Perpus, Silahturahim dengan Komunitas sahabat Buku se SMA DIY, alis jalan-jalan sambil belajar he…., belajar apa ya, belajar cari jodoh kali?! Ada juga kegiatan dari MBL untuk Semua, kegiatan ini dapat di nikmati oleh semua manusia yang ada di bumi ini (kecuali orang yang udah ninggal, ih …. takut), misalnya Lomba Resensi Buku, Pelatihan Kepenulisan untuk semua kalangan, Lomba Story Telling, Lomba Cipta Karya Tulis dan Pokoknya seabreg.     

           NB: MBL juga akan melaksanakan Program tentang seminar Jogja Menulis se DIY JATENG bersama MBL 2013 dengan seminar ini diharapkan kita bisa mengembangkan jiwa sastra dan dapat menentukan kemampuan kita dalam menulis,

Senin, April 22

Jas Putih ''Dokter"


sang pahlawan berjas putih,
so siapakah dia.. Dokter

70% dari 100% (dalam lingkup jurusan IPA) remaja di bangku SMA berminat menuju Fakultas Kedokteran baik itu Negeri maupun Swasta dan hingga yang dengan berbayar duit sedikit hingga berratusan juta guna mendapat sebuah fakultas kedokteran..

So untuk memasuki fakultas kedokteran pun terdapat dua karakter manusia pertama yang beruang dan yang jenius atau pinter banget lah namun ada juga yang masuk karna bejo (gak tau asal usulnya tanpa beruang dan jenius yang jelas bisa masuk). Namun memang faktanya anak FK itu kebanyakan pintar karna sering terlatih dan memiliki komitmen yang kuat untuk menjadi Dokter >,<
Kedokteran sangat diminati karna:
  • memiliki figur sebagai penolong sehingga menjadi daya tarik utama bagi anak''
  • faktor kemapanan dalam finansial belum terjamin namun kita harus tetap beruang dalam sebuah profesi yang sudah menjadi kehidupan kita.
  • kehidupan di masa depannya terjamin (namun seluruh profesi juga tak kalah terjaminnya dengan dokter cuman dokter lebih terjamin)
  • sebuah profesi yang permanen hingga akhir tuanya (sepertinya sih tapi ini sudah terbukti kok)
  • turun menurun hingga tujuh turunan (karena jika kita seorang dokter kemungkinan anak, cucu kita juga akan mengikuti profesi ini yang sangat besar peluangnya dalam masuk FK)
  • memiliki buku yang super tebal dan kuliah yang memakai sistem Block sehingga emang benar anak FK itu pinter karna dia telaten dan setiap saat baca buku terus untuk menambah wawasan dalam pembelajaran yang super banyak.
  • mengikuti dan menyebarkan ilmu ajaran avisena "ibnu sinna"
  • sebuah fakultas nomer satu yang sangat diminati oleh para calon mahasiswa.
  • pekerjaan yang terjamin dibawah pemerintah langsung dan memiliki tingkat untuk mengambil spesialis.

Dokter profesi yang sangat sensitif dengan Tangan, Otak dan Hati dengan bekerjanya ketiga itu maka kasus yang di hadapinya selalu dengan ilmu pengetahuannya yang memadai, kemampuan yang luar biasa dan kesabaran yang seolah tiada bata.

dan semoga masih ada dokter yang mau bekerja dengan hati dan menjadi pengobat bangsa.
dan semoga pemerintah bisa lebih berlaku adil bagi para pengabdi bangsa yang tulus.

profesi seorang dokter


Apa itu profesi Dokter?
Dokter (dari bahasa Latin yang berarti "guru") adalah seseorang yang karena keilmuannya berusaha menyembuhkan orang-orang yang sakit. Tidak semua orang yang menyembuhkan penyakit bisa disebut dokter. Untuk menjadi dokter biasanya diperlukan pendidikan dan pelatihan khusus dan mempunyai gelar dalam bidang kedokteran.

gimana sih biar bisa jadi Dokter??
Untuk menjadi seorang dokter, seseorang harus menyelesaikan fakultas Kedokteran selama beberapa tahun terggantung sistem yang dipakai oleh Universitas tempat Fakultas Kedokteran itu berada.
Di Indonesia Pendidikan Dokter mengacu pada suatu Kurikulum Inti Pendidikan Dokter Indonesia (KIPDI). Saat ini digunakan KIPDI III yang menggunakan sistem Problem Based Learning

lalu Pendidikan dokter di Indonesia membutuhkan 10 semester untuk menjadi dokter, 7 semester untuk mendapatkan gelar sarjana (Sarjana Kedokteran/S.Ked) ditambah 3 sampai 4 semester kepaniteraan klinik senior atau ko-asisten (clerkship) di Rumah Sakit.[rujukan?]

Untuk menjadi seorang dokter, lulusan Sekolah Menengah Umum mengikuti Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) di Institusi Pendidikan Dokter yang ada di Indonesia. Pada awal tahun 2011 telah terdaftar 71 PSPD di seluruh Indonesia.

Di Indonesia Pendidikan Dokter mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia dan Standar Pendidikan Profesi Dokter yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia pada tahun 2006. Bentuk kurikulum program studi dokter saat ini adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang terdiri atas 3 tahap yaitu tahap pendidikan umum (1 semester), tahap pendidikan ilmu kedokteran (minimum 6 semester) dan tahap pembelajaran klinik (minimum 3 semester).

Secara keseluruhan untuk mencapai gelar dokter dibutuhkan minimum 10 semester pendidikan. Setelah itu dokter yang baru lulus harus mengikuti Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang diselenggarakan oleh Komite Bersama Kolegium Dokter Indonesia (KDI) di bawah IDI dan seteah lulus memperoleh Sertifikat Kompetensi Dokter.

Setelah memperoleh Sertifikat Kompetensi Dokter, seorang dokter lulusan KBK dapat mengikuti program internship selama 1 tahun. Program internship diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama dengan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Dokter yang telah selesai mengikuti program internship berhak untuk mengajukan Surat Ijin Praktik secara mandiri.

Dokter yang telah mengikuti program internship dapat memilih jalur karier praktiknya; apakah menjadi dokter spesialis, atau menjadi dokter praktik umum.

Apa itu Dokter Spesialis??
Dokter spesialis adalah dokter yang telah mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Di Indonesia sekarang terdapat lebih dari 30 jenis spesialisasi yang dapat dipilih. Dokter spesialis akan berpraktik pada layanan kesehatan sekunder dan tersier (di rumah sakit). Dokter praktik umum sendiri adalah dokter yang berpraktik di layanan primer (puskesmas atau klinik medik). Dokter praktik umum menjadi pintu gerbang pelayanan kedokteran.

Karena derajat kesehatan di suatu negara akan baik bila dokter di layanan primernya berkualitas, maka peran dokter praktik umum di suatu negara sangat penting. Dokter praktik umum dianjurkan untuk terus memperbaharui pengetahuan dan mengasah ketrampilannya untuk menjaga kualitas. Dokter praktik umum yang telah mengikuti beberapa ketrampilan yang diperlukan dan menunjukkan bahwa memperbaharui pengetahuannya secara terus menerus, berhak untuk disebut sebagai dokter keluarga yang dikeluarkan sertifikatnya oleh Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI).

Kenapa disebut Dokter Keluarga??
Dokter Keluarga adalah dokter praktik umum yang berhak untuk menjadi penyedia pelayanan kedokteran di tingkat primer bagi pasien-pasien yang tergabung dalam suatu perusahaan asuransi kesehatan. Pada akhir Oktober 2010 pada Konsil Kedokteran Indonesia terdaftar 73.574 dokter, 19.128 dokter spesialis.

pada intinya jurusan dokter tidak hanya di peruntukan buat anak'' orang kaya.
 yang penting MAU USAHA dan BELAJAR

Contoh KTI Ilmu Sains


MINYAK JELANTAH SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MINYAK TANAH”


DITINJAU DARI GEJALA KAPILARITAS YANG DI PENGARUHI OLEH GAYA ADHESI, KOHESI, DAN TEGANGAN PERMUKAAN.




BAB 1
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Kompor telah digunakan untuk memasak semenjak zaman dahulu. Di Eropa, sejarah mengenai kompor dimulai abad ke 18. Sebelumnya, masyarakat Eropa memasak menggunakan tungku. Pada abad pertengahan, tungku dibuat lebih tinggi sehingga orang tidak harus berjongkok saat memasak. Kemudian, kompor mulai dikembangkan sampai akhirnya tidak dipergunakan sejak tahun 1753, karena banyak menghasilkan asap dan berbahaya bagi kesehatan. Lalu pada tahun 1922 muncul kompor gas yang disebut AGA Cooker temuan Gustaf dalen yang berkebangsaan Swedia dan masih popular sampai saat ini. (kompas, 2010)
Kompor yang masih sering kita jumpai saat ini yaitu kompor minyak dan gas. Tetapi seiring dengan perkembangan zaman, kompor minyak akhirnya tergantikan dengan kompor gas karena harga minyak tanah jauh lebih mahal dibandingkan dengan kompor gas, dan juga penggunaannya yang relative lebih simple. Oleh karena itu harus ada bahan bakar pengganti minyak tanah disamping LPG. Salah satu bahan bakarnya yaitu minyak jelantah.
Menggunakan minyak jelantah sebagai bahan bakar jauh lebih bermanfaat. Apabila minyak bekas penggorengan tersebut kita gunakan secara berulang ulang maka akan menyebabkan penyakit kanker, dan apabila dibuang akan menyebabkan pencemaran lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk menghemat bahan bakar khususnya minyak tanah dan memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar penggantinya, tidak hanya untuk bahan bakar kompor, akan tetapi dapat juga dijadikan sebagai bahan bakar pelita. Penelitian ini menemukan beberapa fakta :
1.      Minyak jelantah dapat dijadikan alternatif bahan bakar kompor
2.      Dengan dimanfaatkannya minyak jelantah maka akan menghemat SDA
3.      Dengan menggunakan minyak jelantah akan mengurangi tingkat pencemaran lingkungan.
4.      Minyak jelantah dapat digunakan sebagai bahan bakar pelita yang ramah lingkungan.



B. Rumusan Masalah
            Adapun masalah-masalah yang akan dijadikan objek pembahasan dari karya ilmiah ini adalah sebagai berikut :
1. Mengapa minyak jelantah dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti minyak tanah?
2. Apakah menggunakan pelita dengan bahan bakar minyak jelantah asapnya tidak akan mencemari udara?
3. Dampak apa saja yang ditimbulkan bagi kesehatan apabila kita menggunakan minyak jelantah secara berulang kali?
4. Mengetahui dampak positif dan negatif dari minyak jelantah

C.Tujuan Penelitian
            Penelitian terhadap minyak jelantah sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi bertujuan untuk :
1. Mengetahui bagaimana cara kerja minyak jelantah yang dapat dijadikan sebagai pengganti bahan bakar minyak tanah
2. Memberikan solusi kepada negara agar SDA tidak cepat habis
3. Memberitahukan kepada Masyarakat agar mengganti bahan bakar minyak tanah dengan minyak jelantah
4. Mengetahui apa saja pengaruh yang ditimbulkan akibat bahayanya minyak jelantah.

D. Manfaat Penelitian
            Manfaat penelitian ini dapat di tinjau dari beberapa segi, yaitu :
1. Segi Pemerintah
a)      Dapat memberikan masukan yang bersifat membangun dalam upaya pemerintah mengatasi krisis SDA
b)      Dapat dijadikan sebagai acuan bagi pemerintah mengatasi masalah krisis SDA.
2. Segi Masyarakat
a)      Dapat dijadikan sebagai objek masalah yang harus segera diatasi dan harus segera diterapkan di Masyarakat agar menemukan strategi pemecahan yang tepat
b)      Memberikan solusi kepada masyarakat agar menggunakan minyak jelantah sebagai bahan bakar kompor minyak yang dapat menghemat biaya.
3. Segi Penulis
a)      Dapat memberikan pengalaman yang berharga, guna mengatasi masalah krisis SDA
b)      Dapat dijadikan objek studi yang tepat disamping penulis belajar disekolah.


BAB II
LANDASAN TEORI
A. Kajian Pustaka
·         Kandungan minyak jelantah
·         Kapilaritas
·         Pencemaran akibat minyak jelantah
·         Dampak negatif dan positif dari minyak jelantah
C.      kapilaritas
kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya zat cair didalam pipa kapiler (pipaa sempit).
Manfaat dari kapilaritas :
1.      Naiknya minyak tanah melalui sumbu kompor
2.      Naiknya air dari akar menuju bagian atas (daun-daun) melalui pembuluh kayu
3.      Sifat menghisap cairan beberapa benda (kain dan kertas)

D.     Hipotesis
“Minyak jelantah dapat dijadikan sebagai bahan bakar kompor dan pelita”




BAB III
Metode Penelitian

A. Jenis Penelitian ( discovering )
Eksperimen
B. Waktu dan Tempat

NO
WAKTU                                  
KEGIATAN
TEMPAT
1
15 februari 2013
     Membuat pelita, karena cara kerja pelita sama dengan cara kerja kompor.
Terban, GK V/399 Yogyakarta
2
16 februari 2013                       
Melakukan eksperimen dengan mencoba pelita yang menggunakan bahan bakar minyak jelantah
Terban, GK V/399 Yogyakarta

C. Alat dan Bahan
a)      Sumbu kompor
b)      Botol kaca
c)      Paku
d)      Palu
e)      Tang
f)       Minyak Jelantah






D. Langkah langkah penelitian
a)      Menyiapkan segala bahan mulai dari botol kaca, sumbu, tang, paku, palu dan minyak jelantah
                   
(sumbu kompor)  (tang dan paku)           (palu)            (minyak jelantah)
b)      Lubangi kepala botol menggunakan paku dan dipukul menggunakan palu, buat lubang seukuran sumbu kompor kemudian masukkan sumbu ke dalam lubang tersebut
                   
(botol kaca dan sumbu yang telah dirakit)

c)      Masukkan minyak jelantah kedalam botol kaca. Tunggu 5 menit agar minyak menyerap sampai ke ujung sumbu

                 

(pelita yang sudah berisi minyak jelantah)
d)      Pelita siap dihidupkan.
                                   
            
LAMPIRAN
MELIPUTI :
A. Rancangan anggaran belanja peneltian
B. Agenda Penelitian